Medan, wayticenter.com - Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) mengerahkan ratusan personel guna mengamankan pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di seluruh wilayah Sumatera Utara. Langkah ini diambil untuk memastikan ibadah serta berbagai aktivitas masyarakat berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan, menjelaskan bahwa pola pengamanan Idul Adha berbeda dengan penerapan pada Hari Raya Idul Fitri, di mana tidak diadakan operasi khusus berskala besar. Kendati demikian, seluruh jajaran kepolisian tetap diinstruksikan untuk bekerja secara maksimal dalam menjaga keamanan.
“Untuk pengamanan Idul Adha memang tidak ada operasi khusus seperti pada Hari Raya Idul Fitri. Namun, kami telah memberikan arahan tegas kepada seluruh Polres di jajaran agar melaksanakan pengamanan secara optimal sesuai kebutuhan wilayah,” ujar Ferry, Rabu (27/5/2026).
Ia menambahkan, Polda Sumut berperan sebagai unsur pendukung atau cadangan kekuatan, sementara pengamanan langsung di lokasi dilaksanakan oleh masing-masing Polres sesuai wilayah hukumnya. Apabila diperlukan penambahan personel untuk menangani situasi tertentu, Polda Sumut telah menyiapkan pasukan yang siap dikerahkan kapan saja.
“Kami bertindak sebagai pendukung atau cadangan. Pengamanan di lapangan menjadi tanggung jawab Polres setempat. Namun, jika dibutuhkan tambahan kekuatan, kami sudah menyiagakan personel untuk turut membantu,” jelasnya.
Selain mengamankan pelaksanaan salat Idul Adha dan kegiatan warga, Polda Sumut juga meningkatkan frekuensi dan jangkauan patroli melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD). Patroli ini melibatkan personel dari Direktorat Samapta, Brimob, dan Sabhara, yang difokuskan untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama pada waktu-waktu yang berpotensi rawan.
“Khusus pada malam hari, kami akan memperketat patroli lewat KRYD. Tujuannya jelas, yakni mencegah terjadinya tindak kejahatan maupun segala bentuk gangguan yang dapat mengganggu ketenangan masyarakat,” tegas Ferry.
Di akhir keterangannya, Ferry mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan indikasi gangguan keamanan atau situasi yang memerlukan kehadiran aparat kepolisian. Masyarakat diminta tidak ragu menghubungi pihak berwenang agar masalah dapat ditangani dengan cepat.
“Masyarakat bisa langsung mendatangi kantor polisi terdekat atau menghubungi layanan darurat 110. Kami pastikan pihak kepolisian akan segera hadir untuk memberikan pelayanan, perlindungan, dan bantuan yang dibutuhkan masyarakat,” pungkasnya.
(Togi Sihombing)
Sumber humas Polda Sumut
