Langkat, wayticenter.com - Polres Langkat tak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga melindungi masa depan generasi muda. Kamis (17/4/25), Polres Langkat menggelar sosialisasi pencegahan pelecehan seksual dan perundungan (bullying) di Pondok Pesantren Ulumul Qur’an, Stabat. Langkah tegas ini menunjukkan komitmen Polres Langkat dalam menciptakan lingkungan pesantren yang aman dan ramah anak.
AKP Rajendra Kusuma, Kasi Humas Polres Langkat mewakili Kapolres AKBP David Triyo Prasojo, menekankan pentingnya peran aktif kepolisian dalam melindungi santri. Sosialisasi ini bukan sekadar ceramah, tetapi juga dialog interaktif, membuka ruang bagi santri untuk mengungkapkan keresahan dan mendapatkan dukungan.
Materi sosialisasi mencakup pengertian pelecehan seksual, cara mengenali dan melaporkan pelecehan, dampak buruk bullying, serta langkah-langkah pencegahan. Santri diajarkan untuk berani bersuara jika mengalami atau menyaksikan tindakan yang melanggar norma.
"Kami ingin menjadi sahabat bagi santri," tegas AKP Rajendra. "Anak-anak harus merasa aman, didengar, dan dilindungi. Ini tanggung jawab bersama, termasuk aparat penegak hukum.
Inisiatif Polres Langkat ini patut diapresiasi. Pendidikan perlindungan anak tak bisa ditunda. Dengan hadirnya kepolisian, diharapkan lingkungan pesantren semakin aman dari kekerasan, pelecehan, dan diskriminasi, menciptakan generasi muda yang sehat dan terlindungi.
(Togi Sihombing)
