MEDAN, wayticenter.com - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto menegaskan fungsi intelijen memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama di tengah dinamika sosial, ekonomi, dan politik yang terus berkembang.
Penegasan itu disampaikan Whisnu saat membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Intelkam Polri Tahun Anggaran 2026 di Aula Catur Prasetya Lantai IV Polda Sumut, Rabu (12/8/2026). Rakernis mengusung tema: “Intelijen Keamanan Polri yang Presisi Siap Mendukung, Mengamankan dan Mensukseskan Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2026”.
Whisnu menjelaskan karakteristik Sumatera Utara dengan wilayah luas, masyarakat beragam, aktivitas ekonomi masif, serta beragam objek vital menghadirkan spektrum potensi gangguan kamtibmas yang kompleks. “Gangguan keamanan tidak terjadi tiba-tiba, melainkan didahului gejala, indikator, isu, maupun momentum yang dapat dikenali sejak awal,” ujarnya.
Ia mencontohkan aksi unjuk rasa akhir Agustus 2025 di Medan, di mana isu dari ruang digital berkembang menjadi mobilisasi massa. Berkat deteksi dan penanganan tepat, Polda Sumut menjadi salah satu dari tujuh Polda dengan dampak kerusuhan relatif minim. Deteksi dini, pemetaan kerawanan, dan penggalangan informasi menjadi kunci utama.
Selain dinamika sosial, jajaran diminta memantau inflasi Sumut Juni 2026 sebesar 4,79 persen, ketersediaan bahan pokok, konflik agraria, sengketa sumber daya alam, peredaran narkoba, serta penyakit masyarakat. “Keberhasilan pembangunan sangat bergantung pada stabilitas keamanan,” tegasnya.
Memasuki Agustus–Oktober 2026, kewaspadaan ditingkatkan menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI 17 Agustus dan momentum satu tahun pasca unjuk rasa, serta peringatan dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto 20 Oktober. Di tingkat daerah, pantauan difokuskan pada distribusi BBM, harga kebutuhan pokok, dan opini publik terhadap Polri.
Whisnu menekankan informasi harus cepat, akurat, objektif, lengkap dengan analisis dan rekomendasi tajam. “Dukung, amankan, dan sukseskan program prioritas pemerintah, serta jaga kepercayaan publik melalui penanganan isu secara profesional, transparan, dan terukur,” pungkasnya.(Togisihombing)
Sumber humas polda Sumut
