MEDAN, wayticenter.com - Kepolisian Daerah Sumatera Utara menggelar Turnamen Esports Kapolda Cup 2026 yang mempertemukan 25 tim terbaik dari seluruh jajaran Polres di wilayah provinsi ini. Selain memperebutkan gelar juara cabang olahraga elektronik Mobile Legends, kegiatan yang merupakan rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke‑80 ini menjadi langkah strategis Polda Sumut menampung kreativitas pemuda, mengarahkan energi mereka pada hal‑hal positif, sekaligus menangkal dini penyalahgunaan narkoba, aksi geng motor, tawuran, serta berbagai bentuk kenakalan remaja lainnya.
Ketua Panitia Esports Kapolda Cup 2026 Kombes Pol. Dr. Bayu Wicaksono menjelaskan, kompetisi ini merupakan bagian dari upaya preemtif Polri membangun ekosistem olahraga elektronik yang sehat dan berprestasi. “Turnamen ini bertujuan menumbuhkan daya kreasi generasi muda sekaligus menekan angka kenakalan remaja lewat kegiatan yang membangun. Kami ingin anak muda memiliki ruang luas mengembangkan bakat, sehingga tidak mudah terjerumus ke dalam aktivitas yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ungkapnya saat diwawancara di Mapolda Sumut, Jumat (10/7/2026), didampingi Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol. Dr. Ferry Walintukan.
Dijelaskan lebih lanjut, sebelum sampai ke tingkat provinsi, babak penyisihan telah digelar serentak di setiap Polres dan diikuti sebanyak 517 tim. Hanya juara pertama dari masing‑masing wilayah yang berhak melaju ke putaran final, sehingga terkumpul 25 tim unggulan dengan sekitar 150 orang peserta dan ofisial. Panitia menerapkan aturan ketat mulai dari administrasi hingga batasan usia, yakni peserta harus lahir pada rentang tahun 1997 sampai 2012; yang tidak memenuhi syarat otomatis gugur. Selain pertandingan utama, panitia juga menyelenggarakan lomba cosplay bertema Mobile Legends, guna menampung minat dan bakat lain di bidang industri kreatif yang berhubungan dengan dunia gim.
Agar berjalan profesional, adil dan menjunjung tinggi sportivitas, Polda Sumut menggandeng Ikatan Esports Indonesia atau IESPA yang bertanggung jawab menyiapkan perangkat pertandingan, dewan juri serta tim pengawas. Lebih dari sekadar memperebutkan hadiah dan piala, kompetisi ini juga menjadi ajang penjaringan atlet berbakat. Tim yang keluar sebagai juara pertama akan berhak mewakili Polda Sumatera Utara berlaga di tingkat nasional pada Turnamen Kapolri Cup yang dijadwalkan berlangsung di Markas Besar Polri pada akhir Juli 2026 mendatang.
Polda Sumut berharap kegiatan positif seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi agenda rutin tahunan, berjenjang mulai dari tingkat Polres, Polda hingga Mabes Polri. Lewat jalur prestasi seperti ini, diharapkan tercipta generasi muda Sumatera Utara yang tidak hanya cakap berteknologi, tetapi juga berakhlak mulia, sehat, kreatif, produktif, serta jauh dari segala bentuk perilaku menyimpang dan tindak pidana.
(Togi Sihombing)
Sumber humas polda Sumut
